Lensa Kontak Mata adalah alat bantu penglihatan yang paling banyak digunakan dibandingkan kacamata. Penggunaan lensa kontak secara tidak sengaja saat tidur dapat menyebabkan kornea kekurangan oksigen, tidak membersihkan lensa kontak dengan benar, serta penggunaan lensa kontak tanpa resep dan petunjuk dokter mata maka akan menimbulkan dampak negatif. Dampak negatif dari penggunaan lensa kontak salah satunya yaitu infeksi mata. Infeksi mata terjadi karena adanya mikroorganisme seperti bakteri yang dapat menyerang mata dan jaringan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas antibiotik terhadap isolat bakteri yang di isolasi dari lensa kontak bekas pakai. Penelitian menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk isolasi lensa kontak bekas pakai. Pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi, dan uji sensitivitas antibiotik Polidemisin® dan Levofloxacin® menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer). Hasil isolasi bakteri lensa kontak bekas pakai yang didapatkan dari 3 sampel isolat bakteri (LK 1, LK 2, dan LK 3). Hasil karakterisasi menunjukan karakteristik makroskopis dan mikroskopis yang berbeda dari ketiga isolat. Hasil uji sensitivitas antibiotik Polidemisin® dan Levofloxacin® menunjukkan perbedaan tingkat sensitivitas dengan persentase sensitivitas dari kedua antibiotik uji tersebut sebesar 100%.
Copyrights © 2026