Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan makrozoobentos sebagai bioindikator kualitas air di Sungai Masaingi serta mengembangkan hasil penelitian menjadi media pembelajaran berupa Flipbook. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif pada tiga stasiun pengamatan yang masing-masing terdiri atas tiga titik sampling. Pengambilan sampel makrozoobentos dilakukan menggunakan teknik Surber sampling, sedangkan kualitas air diukur melalui parameter fisika-kimia yang meliputi suhu, pH, dissolved oxygen (DO), dan kecepatan arus. Data biologis dianalisis menggunakan Family Biotic Index (FBI) untuk menentukan tingkat kualitas air. Hasil penelitian mengidentifikasi empat famili makrozoobentos, yaitu Philopotamidae, Heptageniidae, Palaemonidae, dan Gecarcinucidae. Nilai FBI sebesar 4,94 menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Masaingi tergolong baik meskipun mengalami pencemaran organik ringan. Hasil penelitian selanjutnya dikembangkan menjadi media pembelajaran berupa Flipbook yang memperoleh tingkat kelayakan sebesar 83,5% berdasarkan validasi ahli dan 88% berdasarkan respons mahasiswa, sehingga termasuk kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran biologi. Temuan ini menunjukkan bahwa makrozoobentos efektif digunakan sebagai bioindikator kualitas air sekaligus menjadi sumber belajar kontekstual yang valid dan aplikatif.
Copyrights © 2026