Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis akibat kekurangan gizi dan infeksi berulang pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak. Perilaku ibu sebagai pengasuh utama berperan penting dalam upaya pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku ibu balita dalam pencegahan stunting di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 127 ibu balita yang diambil melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik (92,9%), sikap positif (92,9%), dan tindakan pencegahan yang baik (96,9%). Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu balita telah menerapkan perilaku pencegahan stunting secara optimal, yang didukung oleh akses informasi dan layanan kesehatan yang memadai di wilayah penelitian.
Copyrights © 2026