Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) pada remaja menunjukkan kecenderungan meningkat seiring perubahan gaya hidup, terutama rendahnya aktivitas fisik dan status gizi berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor risiko DM Tipe 2 pada remaja di SMA Negeri 1 Susut. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi terdiri dari 413 siswa dan 204 responden diperoleh melalui stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memiliki riwayat keluarga DM Tipe 2 (89,7%) dan memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) normal (78,9%). Sebagian besar responden juga memiliki pola makan yang baik (87,7%) serta tidak merokok atau vaping (92,2%). Namun demikian, hampir seluruh responden memiliki tingkat aktivitas fisik ringan (99,0%) dan masih ditemukan responden dengan IMT di atas normal. Faktor risiko utama yang menonjol terhadap potensi DM Tipe 2 pada remaja adalah rendahnya aktivitas fisik dan IMT berlebih. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang rendah merupakan faktor risiko dominan DM Tipe 2 pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui peningkatan aktivitas fisik serta penerapan pola hidup sehat sejak usia remaja.
Copyrights © 2026