Guru Sekolah Dasar memiliki permasalahan yang belum terselesaikan, diantaranya yakni kemampuan yang baik dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang berbasis High Order Thinking Skill. Apabila mereka telah memiliki pemahaman yang baik, maka pelatihan ini sangat dibutuhkan dalam rangka mengasah kemampuan mereka dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang berbasis HOTS. Dengan demikian, diharapkan para guru dapat memberikan bekal keterampilan berpikir kritis bagi siswa mereka. Metode pengabdian yang digunakan berbentuk pelatihan/workshop. Sasaran pengabdian merupakan perwakilan yang ditentukan secara bertujuan/ purposive yaitu kepala dan guru Sekolah Dasar gugus I Kedungkandang Kota Malang. Hasil kegiatan pengabdian, guru dan kepala sekolah di SD gugus I Kecamatan Kedungkandang telah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis HOTS. Hasil perangkat pembelajaran berbasis HOTS yang telah dikembangkan sebanyak 7 perangkat. Tingkat kepuasan kegiatan yang dilaksanakan sebesar 92 persen.
Copyrights © 2021