Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan literasi numerasi melalui pembelajaran mendalam dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di kelas VI SD Negeri 12 Banda Sakti Kota Lhokseumawe dengan melibatkan satu guru dan 22 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa dengan menerapkan triangulasi sumber serta teknik untuk menjamin kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam melalui penggunaan masalah kontekstual, diskusi kelompok, dan keterlibatan aktif siswa mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap penguatan literasi numerasi siswa, yang ditunjukkan melalui kemampuan memahami masalah, menggunakan informasi yang tersedia, serta menentukan strategi penyelesaian yang sesuai. Penguatan literasi numerasi juga mendorong berkembangnya kemampuan berpikir kritis siswa, terutama dalam menganalisis informasi, mengemukakan alasan, dan menarik kesimpulan secara logis. Dengan demikian, pembelajaran mendalam menjadi alternatif yang relevan untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis melalui penguatan literasi numerasi pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026