Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia 5–6 tahun di Dusun Rante Paccu, Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan orang tua yang diterapkan bervariasi, meliputi pola pengasuhan demokratis, otoriter, dan permisif. Pola asuh demokratis cenderung memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemandirian anak, yang ditunjukkan melalui kemampuan anak dalam mengurus kebutuhan dirinya sendiri, bertanggung jawab terhadap tugas-tugas sederhana, serta mampu mengambil keputusan sesuai dengan tahap perkembangan usianya. Sebaliknya, pola asuh otoriter dan permisif kurang mendukung perkembangan kemandirian anak karena menyebabkan anak bergantung pada Arahan orang tua atau kurang memiliki kendali diri dan tanggung jawab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk dan mengembangkan kemandirian anak usia dini. Penerapan pola asuh yang tepat, konsisten, dan disertai dengan bimbingan serta kasih sayang yang seimbang menjadi faktor utama dalam menumbuhkan kemandirian anak usia 5–6 tahun.
Copyrights © 2026