Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan fitur notifikasi warna pada sistem digital "Smart Touch" sebagai alat validasi dokumen awak kapal di PT. Equinox Bahari Utama. Penelitian ini berfokus pada pemenuhan standar internasional Maritime Labour Convention (MLC) 2006, khususnya pada Regulation 1.2 terkait sertifikat medis, Regulation 1.3 mengenai kualifikasi pelaut, dan Regulation 2.1 terkait perjanjian kerja laut (SEA). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan selama periode 2024–2025, wawancara mendalam dengan staf departemen crewing, serta analisis kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur notifikasi indikator warna pada Smart Touch memberikan kontribusi signifikan dalam mempermudah pemantauan masa berlaku dokumen secara real-time dan meminimalisir risiko penugasan kru yang tidak memenuhi syarat. Namun, efektivitas sistem ini masih bersifat conditional accuracy karena sangat bergantung pada ketelitian input data manual oleh operator, yang masih berisiko terhadap human error. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan sistem melalui integrasi teknologi Optical Character Recognition (OCR) untuk otomatisasi verifikasi data guna mencapai standar kepatuhan maritim yang lebih akurat dan proaktif. Kata kunci: Crewing, Digitalisasi Maritim, MLC 2006, Smart Touch, Validasi Dokumen.
Copyrights © 2026