Bermain peran merupakan salah satu metode pembelajaran yang membawa dampak berarti terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Kajian ini bertujuan untuk menelaah implikasi kegiatan bermain peran terhadap berbagai aspek perkembangan sosial emosional anak usia 4–6 tahun. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan mengkaji 25 sumber referensi dari jurnal ilmiah terpilih yang terbit pada tahun-tahun terkini. Hasil telah menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran secara konsisten memberikan kontribusi pada peningkatan kemampuan empati, regulasi emosi, kecakapan berinteraksi sosial, pemecahan masalah, serta pembentukan identitas diri anak. Lewat bermain peran, anak belajar melihat situasi dari sudut pandang orang lain, menangani konflik, menjalin hubungan pertemanan, dan mengungkapkan perasaan secara konstruktif. Implikasi pedagogis dari temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan bermain peran secara terstruktur ke dalam kurikulum PAUD sebagai wahana pengembangan kompetensi sosial emosional yang menyeluruh. Disimpulkan bahwa bermain peran bukan sekadar aktivitas hiburan, melainkan instrumen pedagogis yang esensial dalam mendukung kematangan sosial emosional anak usia dini.
Copyrights © 2026