Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus bullying pada siswa kelas rendah, khususnya kelas IA di UPTD SD Negeri Oesapa Kecil 2, yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan proses belajar siswa. Bentuk bullying yang ditemukan meliputi perilaku fisik, verbal, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas efektivitas strategi pencegahan bullying melalui karakter pendidikan serta mendeskripsikan penerapannya pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pencegahan bullying dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas dalam kegiatan pembelajaran dan pembiasaan di sekolah. Strategi penerapan dilakukan melalui perencanaan pembelajaran berbasis karakter, pelaksanaan pembelajaran interaktif, penilaian sikap sosial, pembiasaan nilai karakter, serta kerja sama dengan orang tua. Strategi ini terbukti efektif dalam mengurangi perilaku bullying dan meningkatkan interaksi sosial positif siswa, meskipun masih terdapat kendala seperti pengaruh lingkungan luar dan kurangnya keterlibatan sebagian orang tua. Kesimpulannya, pendidikan karakter merupakan strategi yang efektif dalam mencegah bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Copyrights © 2026