Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Banggai Laut pada tahun 2024, rata-rata sekitar 0,34%, harus diikuti oleh peningkatan ketersediaan pangan secara nasional. Pertanian dunia abad ke-21 akan berlangsung dalam tekanan tantangan yang terus meningkat. Salah satu penyebab utamanya adalah pertumbuhan penduduk, yang pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 8,5 miliar. Dengan demikian, perlunya kajian daya dukung lahan untuk swasembada pangan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan daya dukung lahan (DDL) dan daya dukung wilayah pertanian (DDWP). Pendekatan ini yaitu membandingkan ketersediaan lahan dan keutuhan lahan yang diestimasi berdasarkan jumlah penduduk dan kebutuhan fisik minimum (KFM). Hasil penelitian diperoleh bahwa daya dukung lahan pertanian tanaman pangan Kabupaten Banggai Laut dari beberapa komoditas tanaman pangan seperti jagung, kacang tanah, ubi jalar dan talas telah diperoleh hasil (SL < DL). Tanaman pangan di Kabupaten Banggai Laut, diperoleh hasil yakni (ℓ < 1), yang berarti, wilayah tersebut tidak mampu melaksanakan swasembada pangan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar atau acuan bagi pemangku kepentingan agar dapat meningkatkan luas tanam komoditas pangan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam berswasembada.
Copyrights © 2026