Latar Belakang: Sungai Martapura merupakan salah satu sumber air utama di Kalimantan Selatan yang saat ini mengalami pencemaran logam berat, khususnya besi (Fe), dengan kadar melebihi baku mutu air bersih. Akumulasi logam Fe dalam tubuh berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan sehingga perlu dilakukan upaya penurunan konsentrasinya. Tujuan: Mengetahui efektivitas karbon aktif dari kulit jeruk siam (Citrus nobilis) yang diaktivasi menggunakan HCl dalam menurunkan kadar Fe pada air Sungai Martapura. Metode: Penelitian ini merupakan true exsperimental laboratorium dengan rancangan posttest only control group design. Karbon aktif dibuat melalui proses karbonisasi pada suhu 500°C, kemudian diaktivasi dengan HCl 0,1 N. Uji kualitas karbon aktif meliputi kadar air, kadar abu, dan daya serap iodin. Sampel air Sungai Martapura dianalisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dengan variasi waktu kontak 30, 60, dan 90 menit. Hasil: Karbon aktif kulit jeruk siam memiliki daya serap iodin sebesar 848 mg/g serta mampu menurunkan konsentrasi Fe dengan penurunan tertinggi pada waktu kontak 30 menit sebesar 40,65%. Simpulan: Karbon aktif dari kulit jeruk siam yang diaktivasi HCl efektif digunakan sebagai adsorben alami untuk menurunkan kadar Fe dalam air Sungai Martapura.
Copyrights © 2026