Khamisyim : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Vol 3, No 2 (2026): APRIL

Menerima Orangnya, Menolak Dosanya: Suatu Pendekatan Kristen terhadap Kaum LGBT dalam Pandangan Letty M. Russell

Meiny Komalig (Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon)
Ferry Lumintang (Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

 This article examines the Christian approach to the presence of LGBT people within the church through the theological perspective of Letty M. Russell. LGBT issues are a complex social and theological reality that creates tension between the church's fidelity to the moral teachings of the Bible and its call to live out Christ's inclusive love. This research employs a literature review method, examining various theological sources, particularly Letty M. Russell's thoughts on God's hospitality, justice as a right relationship, and contextual hermeneutics. The results demonstrate that the "accept the person, reject the sin" approach requires a deeper understanding so that it does not legitimize discrimination or exclusion, but rather represents a balance between love and truth. In light of Russell's theology, the church is called to be a community that presents God's hospitality justly, recognizing every human being as the imago Dei, and distinguishing between the dignity of the person and the reality of sin that damages relationships. Thus, the church's response to LGBT people is not merely normative-doctrinal but also pastoral, relational, and oriented toward the restoration of the faith community. This approach encourages the church to build honest, empathetic dialogue rooted in just love. AbstrakArtikel ini membahas pendekatan Kristen terhadap keberadaan kaum LGBT dalam lingkup gereja melalui perspektif teologis Letty M. Russell. Isu LGBT merupakan realitas sosial dan teologis yang kompleks serta menimbulkan ketegangan antara kesetiaan gereja terhadap ajaran moral Alkitab dan panggilan untuk menghidupi kasih Kristus yang inklusif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber teologis, khususnya pemikiran Letty M. Russell tentang hospitality of God, justice as right relationship, dan hermeneutika kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan “menerima orangnya, menolak dosanya” perlu dipahami secara lebih mendalam agar tidak menjadi legitimasi diskriminasi atau eksklusi, melainkan sebagai bentuk keseimbangan antara kasih dan kebenaran. Dalam terang teologi Russell, gereja dipanggil menjadi komunitas yang menghadirkan keramahtamahan Allah secara adil, mengakui setiap manusia sebagai imago Dei, serta membedakan antara martabat pribadi dan realitas dosa yang merusak relasi. Dengan demikian, respons gereja terhadap kaum LGBT tidak hanya bersifat normatif-doktrinal, tetapi juga pastoral, relasional, dan berorientasi pada pemulihan komunitas iman. Pendekatan ini mendorong gereja untuk membangun dialog yang jujur, penuh empati, dan berakar pada kasih yang berkeadilan.Kata Kunci: Gereja, Menerima, Menolak, Kaum LGBT

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

khamisyim

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences Other

Description

KHAMISYI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani merupakan wadah bagi setiap penulis, peneliti baik para dosen maupun mahasiswa, yang ingin mempublikasikan naskah penelitian dalam bentuk penelitian literature maupun penelitian lapangan. Adapun Fokus dan Scope ruang lingkup KHAMISYIM Jurnal ...