Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah mengubah lanskap pendidikan tinggi secara fundamental, menuntut perguruan tinggi untuk bertransformasi dalam mengelola dan memberikan layanan kepada stakeholder-nya. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan peran sebagai institusi pendidikan agama sekaligus institusi modern yang responsif terhadap perkembangan teknologi. Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbasis digital memiliki peran strategis dalam mengotomatisasi proses administrasi, mengurangi kesalahan pengelolaan data, mempercepat pengolahan informasi, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data real-time. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pengimplementasian sistem informasi akademik berbasis digital, tingkat kepuasan pengguna, serta merumuskan strategi pengembangan sistem di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berhasil mengimplementasikan SIM terintegrasi melalui arsitektur Single Sign-On (SSO) untuk 20.000 mahasiswa aktif, 489 dosen, dan 49 program studi. Sistem meningkatkan kecepatan proses administrasi 60% dengan kepuasan pengguna mencapai 85,6%. Layanan mencakup pengisian KRS, registrasi, pengajuan cuti, dan repository institusi yang dapat diakses 24/7. Transisi dari SmartCampus ke SIAKAD pada 2025 meningkatkan stabilitas dan skalabilitas sistem dengan menerapkan enkripsi SSL/TLS, backup rutin, dan audit logging. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi pengguna, kompleksitas migrasi data, keterbatasan literasi digital, dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan untuk mendukung visi smart campus yang kompetitif.
Copyrights © 2026