Transformasi pondok pesantren menuju kemandirian ekonomi memerlukan integrasi kecakapan hidup melalui paradigma Santri-Preneur. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan vokasional santri Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimat Blitar dalam memproduksi pakan ternak kambing berkualitas berbasis limbah lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Experiential Learning melalui skema pendidikan, pelatihan, serta pendampingan. Intervensi dilakukan dengan proporsi 30% teori dan 70% praktik produksi silase. Hasil pengabdian menunjukkan capaian yang komprehensif. Secara kognitif, terjadi peningkatan pemahaman teknologi pakan sebesar 63,1%, dengan skor rata-rata naik dari 51,5 (pre-test) menjadi 84,0 (post-test). Pada aspek psikomotorik, santri berhasil mencapai kompetensi sangat memuaskan dengan nilai 86,25, terutama pada akurasi formulasi dan pengemasan anaerobik. Kualitas output pakan mencapai skor organoleptik 93,12 berkat aroma fermentasi ideal dan bebas kontaminasi jamur.Kesimpulannya, sinergi bioteknologi sederhana dan optimalisasi limbah lokal efektif membangun ekosistem ekonomi pesantren mandiri. Program ini membekali santri dengan life skills relevan, serta memodernisasi peternakan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026