Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas nelayan pesisir dalam menerapkan manajemen rantai pasok hasil perikanan berbasis cold chain guna meningkatkan kualitas hasil tangkapan, mengurangi kehilangan pascapanen, dan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan interaktif, demonstrasi penanganan hasil tangkapan sesuai prinsip cold chain, simulasi pengemasan dan penyimpanan ikan menggunakan media pendingin sederhana, serta pendampingan dan evaluasi melalui pre-test dan post-test terhadap 30 peserta nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 58,4 menjadi 85,7 pada post-test, atau meningkat 46,7%. Sebanyak 90% peserta mampu menerapkan teknik sortasi dan penanganan hasil tangkapan yang benar, 86,7% memahami alur rantai pasok hasil perikanan, 83,3% mampu menerapkan penggunaan media pendingin secara efektif, dan 93,3% menyatakan kegiatan sangat bermanfaat bagi peningkatan usaha perikanan mereka. Simulasi juga menunjukkan potensi penurunan kerusakan mutu hasil tangkapan hingga 25% dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, 88,9% peserta berkomitmen menerapkan prosedur penanganan hasil tangkapan berbasis cold chain dalam aktivitas penangkapan dan distribusi sehari-hari. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan manajemen rantai pasok hasil perikanan berbasis cold chain mampu meningkatkan kompetensi nelayan pesisir dalam pengelolaan logistik hasil tangkapan, memperbaiki kualitas produk perikanan, serta membuka peluang peningkatan nilai tambah dan pendapatan masyarakat. Model pelatihan yang diterapkan layak direplikasi pada wilayah pesisir lainnya sebagai upaya mendukung penguatan logistik maritim dan pembangunan ekonomi masyarakat nelayan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026