Tembakau merupakan komoditas unggulan yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat pedesaan di Kabupaten Sumenep, khususnya di Desa Prancak. Namun demikian, petani tembakau masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain rendahnya pemahaman mengenai teknik penanganan pascapanen yang baik, fluktuasi harga jual, serta keterbatasan akses pemasaran. Kondisi tersebut menyebabkan nilai jual tembakau yang dihasilkan belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani tembakau dalam pengelolaan pascapanen serta memperkuat strategi pemasaran hasil produksi tembakau. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi praktik, dan pendampingan kepada kelompok petani tembakau di Desa Prancak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani terkait teknik sortasi, pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan tembakau. Selain itu, petani mulai memahami pentingnya pengelompokan kualitas tembakau serta strategi pemasaran berbasis kelompok tani. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hasil panen dan potensi peningkatan pendapatan petani. Oleh karena itu, program pendampingan berkelanjutan diperlukan guna memperkuat kemandirian ekonomi petani tembakau di Desa Prancak.
Copyrights © 2026