Background: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan dukungan pembelajaran dan pendampingan psikososial bagi anak-anak TKI di Sanggar Bimbingan Amin, Malaysia, melalui pendekatan interdisipliner antara matematika dan konseling. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 8–10 Desember 2024 dengan melibatkan 20 anak usia 3–13 tahun melalui pembelajaran matematika menyenangkan, permainan edukatif, diskusi interaktif, dan terapi diri menggunakan art therapy. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias, menunjukkan respons positif terhadap pembelajaran matematika berbasis permainan, serta merasa lebih nyaman mengekspresikan pengalaman dan perasaan mereka dalam sesi art therapy. Program ini memberikan manfaat awal bagi penguatan rasa percaya diri, interaksi sosial, dan suasana belajar yang lebih suportif. Kesimpulan: Secara umum, pendekatan interdisipliner ini berpotensi mendukung perkembangan akademik dan emosional anak-anak TKI, namun evaluasi yang lebih terukur masih diperlukan untuk menilai dampak program secara lebih meyakinkan.
Copyrights © 2026