Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis implementasi strategi bermain peran, (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta (3) mendeskripsikan dampaknya terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK). Penelitian menggunakan metode literature review dengan menganalisis 19 artikel dan buku rujukan yang diterbitkan pada rentang tahun 1952–2023, melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi bermain peran yang efektif memerlukan tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan dengan pijakan (scaffolding) yang memadai, dan evaluasi autentik, serta didukung oleh ketersediaan media yang tepat, kreativitas pendidik, dan kemampuan mengelola tantangan seperti egosentrisme, kurangnya disiplin, dan sikap pemalu pada anak. Bermain peran ditemukan berdampak positif terhadap keberanian dan kepercayaan diri, kemandirian, kemampuan komunikasi, keterampilan interaksi sosial, serta regulasi emosi anak. Temuan ini menegaskan bahwa bermain peran merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak di TK dan perlu diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum PAUD.
Copyrights © 2026