Kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) dan rimpang kencur (Kaempferia galanga) merupakan tanaman yang mengandung senyawa aktif antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi ekstrak etanol 70% kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) dan rimpang kencur (Kaempferia galanga) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan untuk mengetahui konsentrasi kombinasi terbaik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Ekstrak kulit buah kopi robusta dan rimpang kencur diperoleh dengan metode maserasi. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram, kontrol negatif DMSO 40%, kontrol positif ciprofloxacin, dan kombinasi ekstrak 10%, 20%, 40%, 60% dan 80%. Hasil dari penelitian diketahui DMSO 40% tidak menghambat pertumbuhan bakteri sedangkan kontrol positif ciprofloxacin memiliki zona hambat sebesar 15,36±2,35. Pada konsentrasi kombinasi ekstrak yang digunakan pada konsentrasi 10% dan 20% tidak menghasilkan zona hambat sedangkan pada konsentrasi 40%, 60% dan 80% memiliki zona hambat sebesar 0,16±0,11, 4,76±0,79, 6,1±0,54. Berdasarkan hasil uji Anova didaptkan nilai Sig. < 0,05 yaitu sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa antar kombinasi ekstrak etanol 70% kulit buah kopi robusta dan rimpang kencur memiliki perbedaan yang signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa konsentrasi yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli adalah konsentrasi 80% dengan diameter zona hambat 6,1±0,54 mm yang termasuk kategori sedang.
Copyrights © 2026