Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pemulihan psikososial siswa di SMA Negeri 1 Rantau Selamat pasca-banjir melalui terapi seni rapai Aceh. Banjir yang melanda Aceh Timur menyebabkan trauma psikologis yang mendalam bagi siswa, yang mengarah pada kecemasan, stres, dan gangguan emosional yang memengaruhi kualitas pembelajaran mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, pendekatan Capacity-building training digunakan, dengan melibatkan siswa dalam pelatihan seni rapai yang menggabungkan elemen-elemen musik, gerakan, dan vokalisasi. Program ini berhasil menurunkan tingkat stres siswa, meningkatkan resiliensi psikologis, serta memperbaiki kesejahteraan emosional mereka. Hasil program ini menunjukkan bahwa seni rapai Aceh, dengan nilai budaya dan spiritual yang mendalam, menjadi media ekspresi yang efektif dalam membantu siswa mengelola trauma dan mempererat hubungan sosial di antara mereka. Melalui kolaborasi antara seni dan psikososial, program ini tidak hanya memberikan dukungan emosional tetapi juga meningkatkan keterhubungan sosial yang sangat diperlukan dalam proses pemulihan pascabencana.
Copyrights © 2026