Penelitian ini berfokus pada analisis strategi mitos dalam membentuk harapan dan kegagalan pada novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata dengan menggunakan semiotika Roland Barthes. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan makna denotasi, konotasi, dan mitos yang merepresentasikan kehidupan masyarakat marginal dalam novel. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pembacaan intensif dan pencatatan kutipan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel merepresentasikan tokoh-tokoh dari kelas sosial bawah yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, pendidikan, dan sosial. Makna denotatif menampilkan kemiskinan, perjuangan, dan kegagalan hidup, sedangkan makna konotatif menunjukkan adanya ketertindasan sosial, kepasrahan, dan solidaritas kelompok marginal. Pada tingkat mitos, ditemukan pandangan bahwa kegagalan dan keterbatasan dianggap sebagai bagian alami dari kehidupan masyarakat kecil, sementara pendidikan diposisikan sebagai jalan perubahan sosial.
Copyrights © 2026