Hanjeli atau jali-jali merupakan salah satu jenis serealia tanaman obat sumber antioksidan dan juga potensial dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif. Hanjeli toleran terhadap cekaman kekeringan dan genangan. Sumber daya genetic hanjeli merupakan bahan dasar penting dalam program pemuliaan tanaman. Keragaman genetik hanjeli dapat ditingkatkan melalui mutasi induksi dengan iradiasi sinar gamma. Mutasi dapat menyebabkan perubahan sifat-sifat genetik yang dapat diwariskan. Penelitian studi radiosensitivitas dan analisis keragaman hanjeli hasil induksi mutasi iradiasi sinar gamma dilaksanakan untuk mengetahui dosis LD50 dan keragaman genotype mutan putatif hanjeli. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – November 2023 di Kebun Percobaan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta yang berada pada ketinggian 25 m dpl. Induksi mutasi benih hanjeli dilaksanakan di BRIN. Penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT). Penelitian dilaksanakan dengan mengiradiasi benih hanjeli pada dosis 0, 300, 450, 600, 750 dan 900 Gy, setiap dosis diulang empat kali. Masing-masing dosis terdiri dari 25 benih. Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan diamati pada saat tanaman berbunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LD50 hanjeli adalah 324.09 Gy, induksi mutasi iradiasi sinar gamma dapat meningkatkan keragaman pertumbuhan tanaman hanjeli.
Copyrights © 2026