Kecanduan pornografi melalui gawai dapat dientaskan dengan layanan penguasaan konten format kelasikal dengan materi khusus. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberi pemahaman kepada peserta layanan tentang 7 level keterpaparan pornografi. Metode pelaksanaan adalah memberikan layanan pengabdian kepada masyarakat dengan layanan penguasaan konten format kelasikal. Data dikumpulkan melalui laiseg, laijapen, laijapang dan angket tertutup. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) pemahaman peserta didik tentang keterpaparan pornografi melalui gawai meningkat; (2) peserta didik memahami bahwa semakin tinggi level, maka semakin tinggi frekuensi, semakin kuat dorongan, dan semakin luas dampaknya pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor; (3) upaya pengentasan pornografi melalui gawai dipahami dan dapat diterapkan peserta didik; (4) layanan BK Klasikal efektif sebagai langkah preventif dan promotive; (5) hasil evaluasi melalui angket menunjukkan rata-rata skor pemahaman peserta didik sebesar 85% dengan kriteria cukup memahami, dan secara umum, kegiatan ini menunjukkan bahwa masalah pornografi bukan lagi isu orang dewasa, melainkan sudah menjadi isu peserta didik yang harus ditangani secara sistematis.
Copyrights © 2026