Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Sumatera Utara. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan suatu daerah karena mencerminkan peningkatan kapasitas produksi, pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, dan kesejahteraan sosial. Dalam konteks pembangunan daerah, kondisi pasar tenaga kerja menjadi faktor yang berperan penting dalam mendorong maupun menghambat pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal nasional, artikel ilmiah, buku referensi, serta hasil penelitian terdahulu yang membahas hubungan antara TPAK, TPT, dan pertumbuhan ekonomi. Data dan referensi penelitian diperoleh melalui Google Scholar serta berbagai portal jurnal nasional yang kredibel. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan penelitian sebelumnya untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai keterkaitan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja memiliki hubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan pasar kerja, semakin besar pula kontribusi tenaga kerja terhadap peningkatan produktivitas dan output daerah. Sebaliknya, Tingkat Pengangguran Terbuka memiliki hubungan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi karena tingginya tingkat pengangguran mencerminkan belum optimalnya pemanfaatan sumber daya manusia yang tersedia. Kondisi tersebut dapat mengurangi produktivitas serta menekan laju pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan menjadi strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.
Copyrights © 2026