Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Hubungan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Sumut: Studi Literatur Laurent Damai Yanti Silaban; Khairunnisa br Marpaung; Raymon Pernando Pasaribu; Yolanda Tampubolon; Nela Permata Sari Lubis; Muhammad Alhasymi Matondang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Sumatera Utara. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan suatu daerah karena mencerminkan peningkatan kapasitas produksi, pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, dan kesejahteraan sosial. Dalam konteks pembangunan daerah, kondisi pasar tenaga kerja menjadi faktor yang berperan penting dalam mendorong maupun menghambat pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal nasional, artikel ilmiah, buku referensi, serta hasil penelitian terdahulu yang membahas hubungan antara TPAK, TPT, dan pertumbuhan ekonomi. Data dan referensi penelitian diperoleh melalui Google Scholar serta berbagai portal jurnal nasional yang kredibel. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan penelitian sebelumnya untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai keterkaitan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja memiliki hubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan pasar kerja, semakin besar pula kontribusi tenaga kerja terhadap peningkatan produktivitas dan output daerah. Sebaliknya, Tingkat Pengangguran Terbuka memiliki hubungan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi karena tingginya tingkat pengangguran mencerminkan belum optimalnya pemanfaatan sumber daya manusia yang tersedia. Kondisi tersebut dapat mengurangi produktivitas serta menekan laju pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan menjadi strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.
Pengaruh Kredit Perbankan pada Bank Milik Negara terhadap PDRB Harga Berlaku dan Tingkat Pengangguran di Sumatera Utara Selpiana; Raymon Pernando Pasaribu; Yesi Veronika Simarmata; Kesia Septina Putri Tarigan; Flowrensari Haggata Ginting
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1: Agustus 2026
Publisher : Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari pinjaman yang diberikan oleh bank milik negara terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada harga berlaku serta tingkat pengangguran di Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan hubungan sebab-akibat. Data yang dianalisis terdiri dari data sekunder dalam bentuk time series dari tahun 2010 hingga 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk analisis datanya, digunakan regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS) yang diolah melalui aplikasi EViews. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pinjaman dari bank milik negara memberikan pengaruh positif yang berarti pada PDRB harga berlaku di Provinsi Sumatera Utara. Disamping itu, pinjaman dari bank juga berhubungan dengan tingkat pengangguran, karena peningkatan akses ke pembiayaan dapat merangsang perkembangan usaha dan menciptakan pekerjaan baru. Secara keseluruhan, pinjaman bank dan tingkat pengangguran memiliki dampak signifikan terhadap PDRB harga berlaku di provinsi tersebut. Hasil yang ditemukan ini menegaskan bahwa sektor perbankan memainkan peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mendukung peningkatan peluang kerja.