Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dalam penanganan kerusakan lingkungan permukiman di Kota Makassar melalui pendekatan partisipatif berbasis kearifan lokal Siri’ na Pacce. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Lokasi penelitian difokuskan pada kawasan pesisir dan wilayah padat penduduk di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 33 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur tingkat kesadaran lingkungan, dukungan fasilitas, respons pemerintah, dan partisipasi masyarakat. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase dan dipaparkan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki tingkat kesadaran lingkungan dan nilai sosial budaya yang tinggi, terutama terkait penerapan Siri’ na Pacce sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Namun, tingginya kesadaran tersebut belum mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat secara optimal dalam kegiatan pengelolaan lingkungan. Rendahnya partisipasi dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas persampahan, buruknya sistem drainase, minimnya edukasi teknis, serta lemahnya koordinasi antarwarga. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur lingkungan, penguatan edukasi partisipatif, dan revitalisasi kelembagaan lokal guna meningkatkan resiliensi ekologis permukiman perkotaan di Makassar.
Copyrights © 2026