Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pertumbuhan Spot Wisata Jalan Poros Malino Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa Dinil Qaiyimah; Hasriyanti Hasriyanti; Nasrul Nasrul; Saiful Saiful; Jeddah Yanti
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.  Penelitian berkonsentrasi pada semua spot wisata yang tumbuh dan berkembang di sepanjang Jalan Poros Malino-Buluballea Kecamatan Tinggimoncong. Beberapa tahun terakhir, di sepanjang Jalan Poros Malino mulai bermunculan tempat-tempat yang melayani kepentingan para pengunjung berupa warung makan, kedai kopi, penginapan, hotel, serta spot-spot wisata baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor apa yang memberikan rangsang sehingga spot-spot wisata di sepanjang Jalan Poros Malino-Buluballea di Kecamatan Tinggimoncong tumbuh dan berkembang dengan cepat, (2) jenis usaha atau pelayanan apakah yang memiliki prospek yang lebih baik dari semua spot yang tumbuh dan berkembang saat ini, dan (3) berapa besar tenaga kerja yang terserap pada semua jenis usaha itu. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan analisis deskriptif kuantitatif menggunakan metode pendekatan spasial. Penelitian ini berusaha mendeskripsikan secara representatif kondisi spot wisata di sepanjang Jalan Poros Malino Kecamatan Tinggimoncong dalam kaitannya dengan jumlah dan perkembangan spot wisata di sepanjang poros jalan tersebut. Hasil penelitian ini bersifat informatif, diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat umumnya dan pada generasi muda khususnya bahwa peluang-peluang untuk memasuki lapangan kerja dengan cara bergabung untuk sama-sama bekerja atau menciptakan sendiri lapangan kerja yaitu dengan membuka spot wisata yang sesuai kondisi yang tersedia Kata Kunci:  Spot Wisata, Poros Malino, Tinggimoncong
STRATEGI ADAPTASI PETANI SAWAH DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM DI KABUPATEN MAROS Rosmini Maru; Alimato Alimato; Sukri Nyompa; Nasrul Nasrul; Arfandi Arfandi; Misdar Amda
Jurnal Environmental Science Vol 6, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v6i1.52038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi, kapasitas adaptif, dan strategi adaptasi petani sawah dalam menghadapi perubahan iklim di Kabupaten Maros. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas petani sawah di Kabupaten Maros memiliki persepsi yang baik tentang perubahan iklim. Rata-rata skor persepsi mencapai 47.99 mengindikasikan bahwa petani secara umum menyadari dampak perubahan iklim. Petani sawah di Kabupaten Maros juga memiliki tingkat kapasitas adaptif yang baik dalam menghadapi perubahan iklim. Rata-rata skor kapasitas adaptif adalah 46.61 menunjukkan bahwa petani secara umum mampu beradaptasi dengan perubahan iklim. Petani sawah di Kabupaten Maros memiliki strategi mengurangi risiko perubahan iklim. Strategi-strategi ini meliputi pemilihan varietas unggul, penjadwalan masa tanam, dan penggunaan irigasi yang lebih baik. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa petani sawah di Kabupaten Maros memiliki persepsi yang baik tentang perubahan iklim, tingkat kapasitas adaptif yang memadai dan mayoritas mengadopsi strategi adaptasi yang sesuai dengan kondisi lokal. Faktor-faktor seperti pendidikan, akses terhadap informasi, pengalaman, dan sumber daya finansial berperan dalam mempengaruhi persepsi, kapasitas adaptif, dan strategi adaptasi petani sawah.
POTENSI PERIKANAN TANGKAP MASYARAKAT NELAYAN DI KEPULAUAN DESA MATTIRO BAJI, KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN: ANALISIS TANTANGAN DAN PELUANG Zam Immawan Alam; Ahmad Budi Sutrisno; Sri Wahyuni Hasrin; Fhirda Razak; Nasrul Nasrul
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/3aqq2d34

Abstract

Perikanan tangkap merupakan sektor penting bagi keberlanjutan ekonomi masyarakat kepulauan yang sangat bergantung pada sumber daya laut sebagai mata pencaharian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber daya perikanan, pola pemanfaatan hasil tangkapan, serta tantangan dan peluang pengembangan sektor perikanan tangkap masyarakat nelayan di Kepulauan Desa Mattiro Baji, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan nelayan serta pelaku pengolahan hasil perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Desa Mattiro Baji memiliki ketersediaan ikan yang melimpah yang menjadi fondasi utama perekonomian masyarakat. Pola pemanfaatan dilakukan melalui penjualan ikan segar dan pengolahan ikan kering sebagai strategi nilai tambah. Namun, sektor perikanan menghadapi tantangan seperti keterbatasan teknologi, tidak adanya fasilitas penyimpanan dingin, cuaca ekstrem, serta biaya distribusi yang tinggi. Potensi besar perikanan belum termanfaatkan secara optimal sehingga diperlukan intervensi teknologi, dukungan pemerintah, dan penguatan kapasitas nelayan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan berbasis modernisasi alat, peningkatan akses pasar, serta penguatan kelembagaan untuk mencapai pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.
Inovasi Hasil Olahan Cabai Rawit Melalui Penerapan Greenhouse-Circular Economy Uma Khalifa Dinil Qaiyimah; Jeddah Yanti; Dewi Puspita Sari; Nasrul Nasrul; Novarina Sulsia Ista'in Ningtyas
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v9i22026p65-70

Abstract

Usaha pertanian sayuran tahunan Uma Khalifa berdiri sejak akhir tahun 2023 dan memiliki jenis tanah ultisol atau ultimate soil dengan luas lahan 2,5 hektar. Di lahan ini memiliki satu greenhouse dan satu nurse roomsebagai tempat pembibitan tanaman. Lahan yang luas ini sangat berpotensi untuk pemanfaatan kegiatan budidaya cabai rawit. Dengan penanganan dan teknik budidaya yang tepat, hasil produksi cabai rawit di Uma Khalifa akan mampu meningkat. Cabai rawit merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan dari Uma Khalifa, dengan jumlah produksi hasil panen cabai rawit yang masih terbatas. Ini membuat Uma Khalifa belum maksimal melakukan inovasi untuk olahan cabai rawit dari kebunnya. Dan jika cabai rawit hasil panen dijual di pasaran dalam bentuk mentah maka akan sangat dipengaruhi oleh fluktuatif harga di pasaran. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi: 1) sosialisasi terkait peningkatan produksi kebun, inovasi produk, pengemasan, dan pemasaran, 2) pelatihan dan pendampingan untuk penerapan sistem circular economy, 3) pelatihan dan pendampingan pengenalan produk baru chili oil, 4) pelatihan dan pendampingan pengemasan produk hasil olahan, 5) evaluasi kegiatan, dan 6) komitmen keberlanjutan program PkM. Melalui kegiatan ini mitra telah berhasil mengimplementasikan sistem circular economy dalam sistem pertanian yang dilakukan, serta lebih terarah dalam proses pengolahan serta pemasaran hasil inovasi olahan dengan desain dan kemasan yang lebih aman dan menarik.
Analisis Peran Masyarakat Terhadap Penanganan Kerusakan Lingkungan: Studi Kawasan Perairan Pesisir dan Padat Pemukiman Tamalate, Kota Makassar Salma Samputri; Nasrul Nasrul; Muhammad Didit Pratama; Nur Resky Firdayanti; Susi Amelia R; Rosmini Maru
LaGeografia Vol 24, No 2 (2026): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i2.86027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dalam penanganan kerusakan lingkungan permukiman di Kota Makassar melalui pendekatan partisipatif berbasis kearifan lokal Siri’ na Pacce. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Lokasi penelitian difokuskan pada kawasan pesisir dan wilayah padat penduduk di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 33 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur tingkat kesadaran lingkungan, dukungan fasilitas, respons pemerintah, dan partisipasi masyarakat. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase dan dipaparkan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki tingkat kesadaran lingkungan dan nilai sosial budaya yang tinggi, terutama terkait penerapan Siri’ na Pacce sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Namun, tingginya kesadaran tersebut belum mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat secara optimal dalam kegiatan pengelolaan lingkungan. Rendahnya partisipasi dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas persampahan, buruknya sistem drainase, minimnya edukasi teknis, serta lemahnya koordinasi antarwarga. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur lingkungan, penguatan edukasi partisipatif, dan revitalisasi kelembagaan lokal guna meningkatkan resiliensi ekologis permukiman perkotaan di Makassar.