Penelitian ini bertujuan untuk membangun model proyeksi jumlah peserta didik baru yang akurat sebagai instrumen mitigasi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan Somba Opu. Pertumbuhan penduduk perkotaan yang pesat sering kali memicu krisis daya tampung sekolah yang hanya ditangani secara reaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode peramalan deret waktu (time series forecasting) berbasis regresi linear dan variabel dummy musiman. Data historis selama 14 semester (2019-2025) diolah menggunakan aplikasi SPSS, dengan melakukan eliminasi terhadap data pencilan (outlier) pada periode pandemi tahun 2020 untuk menjaga integritas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dibangun memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,670. Temuan ini mengindikasikan adanya tren pertumbuhan positif yang persisten serta beban puncak (peak load) yang konsisten pada setiap semester ganjil. Proyeksi ini memberikan landasan ilmiah bagi pengelola pendidikan untuk melakukan langkah mitigasi proaktif, baik secara non-struktural melalui rekayasa manajemen ruang maupun secara struktural melalui perencanaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Implementasi model ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan fasilitas belajar yang layak dan proporsional sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.
Copyrights © 2026