Produk olahan pangan rumah tangga memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan jika digarap dalam bisnis yang mandiri dan partisipatif. Pelaku usaha hendaknya memiliki akses pengetahuan tentang strategi pemasaran yang efektif, sehingga dapat menyusun kerangka pemasaran yang jelas, pemasaran produk yang tidak berbatas, produksi sesuai kebutuhan pasar, kemasan lebih informatif dan merek lebih kuat, respon cepat dan cara komunikasi yang meyakinkan, memahami perilaku konsumen yang akan menjadikan pelaku usaha lebih kompeten dalam menopang kelangsungan hidup dan keberhasilan suatu usaha. Rendahnya literasi dan wawasan para pelaku usaha di Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan terkait dasar-dasar pemasaran; pemasaran digital; analisa pasar dan produk; kemasan dan penjenamaan; teknik komunikasi dan penjualan; perilaku konsumen dan keputusan pembelian menjadi alasan perlunya digarap program pengabdian pada masyarakat guna meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pemahaman serta memberikan motivasi untuk meningkatkan kompetensi diri dalam menyusun strategi pemasaran, sehingga produk olahan pangan rumah tangga yang dikelolanya semakin berkembang dan berdaya saing tinggi. Metode kegiatan ini adalah pendidikan masyarakat (penyuluhan) dengan teknik ceramah dan diskusi dengan bentuk kegiatan penyampaian materi (berupa modul cetak, slide presentasi dan video edukasi), praktik dan tugas mandiri. Kegiatan ini berhasil didasari kehadiran peserta, perbandingan hasil evaluasi awal dan evaluasi akhir yang telah dinilai, antusiasme dalam menerima materi, terjadinya interaksi yang hangat dalam diskusi.
Copyrights © 2026