UMKM kuliner menghadapi persaingan yang semakin tinggi, sementara sebagian pelaku usaha masih memasarkan produk secara konvensional dan menjual produk secara satuan tanpa strategi paket yang terarah. Kondisi tersebut membatasi kemampuan usaha dalam menciptakan nilai tambah, menjangkau segmen konsumen yang lebih luas, dan meningkatkan daya saing produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan daya saing pelaku UMKM kuliner melalui pendampingan inovasi produk dan pengembangan paket penjualan. Kegiatan dilaksanakan pada 13 April 2026 di Kota Kendari dengan melibatkan 33 pelaku UMKM makanan dan minuman. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kondisi awal, sosialisasi, pemetaan produk dan konsumen, praktik penyusunan paket, perhitungan harga, pembuatan katalog, serta evaluasi. Instrumen evaluasi terdiri atas pretest, posttest, lembar observasi, lembar kerja, angket tanggapan, dan uji konsumen terbatas. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 56,80 pada pretest menjadi 84,20 pada posttest. Sebanyak 30 peserta mampu menyusun paket penjualan, 28 peserta mampu menghitung harga berdasarkan biaya dan margin, serta 26 peserta menghasilkan rancangan katalog sederhana. Kegiatan juga menghasilkan 41 alternatif paket, sedangkan uji konsumen terhadap 12 paket oleh 45 responden memperoleh nilai rata-rata 4,15 dari skala 5. Pendampingan ini meningkatkan kemampuan mitra dalam mengembangkan inovasi, menentukan segmen konsumen, menyusun paket, menghitung harga, dan menyajikan informasi produk. Namun, peningkatan omzet belum dapat disimpulkan karena diperlukan pemantauan lanjutan terhadap penjualan aktual.
Copyrights © 2026