Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas instrumen evaluasi dalam menghasilkan informasi yang akurat mengenai pencapaian kompetensi peserta didik, khususnya pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar. Instrumen yang kurang berkualitas dapat menyebabkan hasil penilaian tidak mencerminkan kemampuan siswa yang sebenarnya sehingga diperlukan analisis kualitas butir soal secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas instrumen hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN Pakis 2 Kecamatan Trowulan menggunakan perangkat lunak Anates. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 20 siswa kelas III yang mengikuti Penilaian Akhir Tahun (PAT) mata pelajaran matematika. Data penelitian berupa lembar jawaban siswa yang dianalisis menggunakan software Anates untuk mengukur validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh (distraktor) pada setiap butir soal. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal memiliki kualitas yang cukup baik dan layak digunakan sebagai instrumen evaluasi pembelajaran. Tingkat kesukaran soal berada pada kategori mudah dan sedang sehingga sesuai dengan kemampuan peserta didik. Dari aspek daya pembeda, sebanyak 6 dari 20 butir soal berada pada kategori baik dalam membedakan siswa berkemampuan tinggi dan rendah. Namun demikian, analisis efektivitas pengecoh menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa distraktor yang belum berfungsi secara optimal karena kurang dipilih oleh siswa, sehingga perlu dilakukan revisi pada alternatif jawaban non-kunci agar lebih efektif. Secara keseluruhan, penggunaan software Anates terbukti membantu guru dalam melakukan analisis kualitas butir soal secara objektif, cepat, dan akurat. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan dan evaluasi instrumen tes agar kualitas penilaian pembelajaran semakin valid, reliabel, dan mampu memberikan gambaran yang tepat mengenai hasil belajar siswa.
Copyrights © 2026