Kemampuan membaca pemahaman merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa sekolah dasar untuk memahami informasi yang terkandung dalam teks. Kemampuan membaca pemahaman siswa masih relatif rendah karena pembelajaran yang diterapkan belum sepenuhnya melibatkan siswa dalam memahami isi bacaan secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media cerita bergambar digital terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan membaca pemahaman berdasarkan Taksonomi Barret. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa pada kelas IV A sebagai kelompok eksperimen dan 20 siswa pada kelas IV B sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berbantuan media cerita bergambar digital berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV di SD Negeri 2 Cimahi. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji regresi linear sederhana, yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar <0.001 (p<0.05) dengan koefisien determinasi yang menunjukkan bahwa pengaruh sebesar 64,8%. Kemudian, skor N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0.3912 yang termasuk dalam kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol skor N-Gain sebesar 0.2212 yang termasuk dalam kategori rendah. Hasil uji Independent Sample T-test N-Gain sebesar 0.004 (p<0.05) yang menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Copyrights © 2026