Kemampuan refleksi merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki calon guru karena berperan dalam meningkatkan kualitas praktik mengajar dan pengembangan profesional secara berkelanjutan. Namun, kemampuan reflektif mahasiswa dalam pembelajaran mikro masih beragam dan belum banyak dipetakan berdasarkan tingkat refleksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan refleksi diri mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Jambi dalam praktik pembelajaran mikro berdasarkan kerangka refleksi Hatton dan Smith. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen. Data berupa 19 dokumen refleksi diri mahasiswa yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi kualitatif untuk mengidentifikasi jenis penulisan reflektif yang meliputi descriptive writing, descriptive reflection, dialogic reflection, dan critical reflection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi mahasiswa didominasi oleh descriptive reflection sebanyak 12 dokumen (63,16%), diikuti descriptive writing sebanyak 4 dokumen (21,05%), dan dialogic reflection sebanyak 3 dokumen (15,79%), sedangkan critical reflection belum ditemukan. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah mampu memberikan alasan dan evaluasi terhadap pengalaman mengajar, tetapi belum mampu melakukan refleksi kritis yang mengaitkan pengalaman dengan teori maupun konteks yang lebih luas. Oleh karena itu, pembelajaran mikro perlu mengintegrasikan strategi reflective learning secara sistematis melalui jurnal reflektif, pertanyaan pemantik, umpan balik, dan diskusi reflektif untuk mendorong perkembangan kemampuan refleksi menuju tingkat dialogis dan kritis.
Copyrights © 2025