Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai pengenalan konsep dasar pengembangan sosial emosional pada anak usia dini di KB Siru Shibyan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Pengembangan aspek sosial emosional merupakan fondasi krusial bagi anak untuk berinteraksi dengan lingkungan dan mengelola diri sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif selama tiga bulan, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan pendidik, serta dokumentasi kurikulum dan kegiatan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KB Siru Shibyan menerapkan pengembangan sosial emosional melalui integrasi kurikulum yang berfokus pada lima kompetensi inti: kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan bertanggung jawab. Implementasi dilakukan melalui tiga pilar utama: keteladanan pendidik yang konsisten, pembiasaan rutin berbasis nilai lokal-religius, serta kegiatan bermain kooperatif yang terstruktur. Kendala utama yang ditemukan adalah adanya diskoneksi pola asuh antara sekolah dan rumah serta keterbatasan media stimulasi emosi yang variatif. Kesimpulannya, pengenalan konsep sosial emosional di lembaga ini telah berjalan secara holistik, namun memerlukan penguatan sinergi dengan orang tua melalui program edukasi keluarga guna menjaga kesinambungan perkembangan anak.
Copyrights © 2026