Banjir rob merupakan salah satu permasalahan utama di wilayah pesisir Desa Pasir, Kabupaten Aceh Barat, yang dipengaruhi oleh pasang air laut, curah hujan tinggi, serta keterbatasan kapasitas sistem drainase. Kondisi tersebut menyebabkan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat, merusak infrastruktur, dan menurunkan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan desain kolam polder sebagai infrastruktur pengendali banjir rob melalui analisis hidrologi dan evaluasi kapasitas tampungan. Data yang digunakan berupa data curah hujan harian maksimum tahunan selama 10 tahun (2016–2025) yang diperoleh dari Balai Wilayah Sungai Sumatera I Aceh. Analisis parameter statistik menghasilkan rerata curah hujan , standar deviasi , koefisien variasi , koefisien kemencengan , dan koefisien kurtosis . Analisis frekuensi dilakukan menggunakan Distribusi Gumbel dan Log-Pearson Type III, di mana uji Smirnov-Kolmogorov menunjukkan Distribusi Gumbel memenuhi syarat dengan selisih peluang maksimum (0,1049 ). Curah hujan rencana periode ulang 10 tahun sebesar menghasilkan intensitas hujan Mononobe sebesar 24,62 mm/jam dan debit puncak limpasan metode Rasional sebesar pada area layanan (dimana koefisien limpasan ). Perencanaan kolam polder dilakukan berdasarkan volume total limpasan hidrograf sebesar . Kolam polder dirancang berdimensi panjang dan lebar dengan variasi kedalaman efektif (kapasitas , efektivitas ) hingga (kapasitas , efektivitas ). Sistem pemompaan dilengkapi dengan kapasitas total yang terdiri atas dua unit pompa operasional (2x5m^3/s ) dan satu unit pompa cadangan (1x5m^3/s ) untuk meningkatkan keandalan operasional. Evaluasi menunjukkan bahwa kapasitas tampungan kolam polder sangat efektif mengendalikan volume limpasan rencana sehingga dapat menghilangkan potensi genangan di kawasan penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu alternatif perencanaan infrastruktur pengendali banjir rob di kawasan pesisir dengan karakteristik hidrologi serupa.
Copyrights © 2026