Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media digital berbasis Microsite terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD, khususnya pada materi pengurangan pecahan. Penelitian ini didorong oleh adanya Kurikulum Merdeka dan fakta bahwa mayoritas peserta didik (50%) memiliki gaya belajar visual, sehingga membutuhkan media pembelajaran yang menarik secara visual dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment) model Post-test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 9 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (menggunakan media Microsite) dan kelompok kontrol (tanpa Microsite). Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pilihan ganda. Hasil uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (Sig. = 0,200) dan uji homogenitas menunjukkan varians yang setara (Sig. Levene's Test = 0,820), sehingga data layak dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji ANOVA dan Independent Samples T-Test memperoleh nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 , yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Nilai Mean Difference sebesar -69,44444 menunjukkan skor rata-rata kelompok eksperimen jauh lebih tinggi. Disimpulkan bahwa media pembelajaran digital Microsite terbukti efektif dan berperan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD pada materi pengurangan pecahan.
Copyrights © 2026