Sistem informasi akademik di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma menghadapi tantangan penting dalam kinerja dan kompat-ibilitas sistem. Untuk mengatasi masalah ini, studi ini mengevaluasi kualitas perangkat lunak sistem menggunakan standar ISO/IEC 25010, yang mendefinisikan delapan dimensi kualitas utama. Kami menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menganalisis hubungan antara dimensi-dimensi ini dan efisiensi sistem. Hasilnya menunjukkan bahwa kegunaan (β = 0,308, p < 0,01) adalah faktor yang paling berpengaruh, diikuti oleh portabilitas (β = 0,251, p < 0,05) dan keandalan (β = 0,230, p < 0,05). Sebaliknya, keamanan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (β = 0,045, ns) terhadap kepuasan pengguna. Kekuatan prediktif model tersebut tinggi, dengan nilai R² sebesar 0,787, yang menunjukkan pen-jelasan yang kuat tentang varians dalam efisiensi sistem. Berdasarkan temuan ini, kami merekomendasikan untuk memprioritaskan pening-katan dalam desain pengalaman pengguna (UX) dan memastikan kom-patibilitas di seluruh perangkat untuk meningkatkan efektivitas kese-luruhan sistem informasi akademis
Copyrights © 2026