Tahap perencanaan dan pengadaan merupakan bagian dari pengelolaan obat yang sangat berpengaruh terhadappersediaan obat dan biaya yang dikeluarkan oleh rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaranperencanaan dan pengadaan obat di Instalasi Farmasi RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang tahun 2022. Penelitiandilakukan dengan membandingkan indikator pengelolaan obat riil terhadap indikator standar. Penelitian ini dilakukandengan pengumpulan data secara retrospektif berupa laporan keuangan, perencanaan, pengadaan, dan pemakaian obat. Analisa data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengadaan di InstalasiFarmasi RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang belum sepenuhnya sesuai dengan indikator standar. Hal ini ditunjukkandari 7 indikator yang dapat diukur, dua indikator sesuai dengan standar yaitu tidak adanya kesalahan faktur dan frekuensipengambilan tiap item obat, sedangkan 5 indikator belum sesuai dengan standar yaitu persentase dana yang tersedia, persentase ketepatan perencanaan, persentase alokasi dana pengadaan obat, perbandingan jumlah item obat yang direncanakan dengan jumlah item dalam kenyataan pemakaian, dan frekuensi tertundanya pembayaran oleh rumah sakit.
Copyrights © 2024