Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit putih jantan galur Swiss Webster yang diinduksi aloksan. Daun kersen diproses melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, dan hasil ekstrak diuji fitokimia serta diberikan secara oral pada mencit dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kg berat badan. Sebanyak 25 ekor mencit dibagi dalam lima kelompok: kontrol negatif (aquadest), kontrol positif (metformin), dan tiga kelompok perlakuan. Kadar glukosa darah diukur pada hari ke-0, ke-7 (pasca induksi aloksan), dan ke-8 (setelah pemberian perlakuan). Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan fenol yang berkontribusi terhadap aktivitas antihiperglikemik. Dosis 400 mg/kg memberikan penurunan glukosa darah paling signifikan, mendekati efektivitas metformin. Penelitian ini mendukung potensi daun kersen sebagai alternatif terapi herbal untuk pengelolaan diabetes melitus.
Copyrights © 2026