Anak usia sekolah merupakan anak yang berada pada rentang 6-12 tahun dimana masa ini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan demi masa depan yang berkualitas. Bekualitasnya bangsa diukur dari nilai status gizi yang diperngaruhi oleh apa yang dikonsumsi oleh setiap individu. Rendahnya aktivitas fisik dapat berpengaruh pada status gizi individu. Masalah gizi pada anak dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga lebih mudah terserang penyakit, menurunnya produktivitas kerja, hingga kematian pada ibu dan anak. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan edukasi mengenai gizi seimbang dan aktivitas fisik dengan media poster kepada anak usia sekolah di Pengasinan, Depok dan mengetahui pengaruhnya. Berdasarkan hasil analisis situasi didapatkan sebanyak 34 responden anak usia sekolah dan ditemukan sebanyak 30% responden mengalami risiko gizi lebih serta 6% responden memiliki status gizi kurang di Pengasinan, Depok. Maka dari itu, dilakukan kegiatan intervensi berupa penyuluhan kepada siswa/I usia 6-12 tahun di sekolah dasar dengan materi gizi seimbang dan pentingnya aktivitas fisik melalui media poster. Didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok pre-test dan post-test. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian kegiatan intervensi yang dilakukan pada Anak Usia Sekolah (AUS) terkait gizi seimbang dan aktivitas fisik melalui media poster memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan responden. status gizi, anak usia sekolah, gizi seimbang, aktivitas fisik
Copyrights © 2026