TikTok Shop menjadi salah satu platform social commerce dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia yang menghasilkan jutaan interaksi pengguna dan impresi produk setiap bulannya. Penelitian ini menganalisis hubungan antara metrik performa pemasaran dan popularitas produk menggunakan pendekatan business analytics kuantitatif. Penelitian menggunakan metode statistik deskriptif dan analisis korelasi dengan dukungan teknik pengolahan data berbasis Python. Dataset penelitian terdiri dari 20 kategori produk teratas TikTok Shop Indonesia selama periode Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shares memiliki korelasi positif terkuat terhadap popularitas produk (r = 0.669), diikuti impressions (r = 0.538) dan advertising cost (r = 0.453). Selain itu, kategori “Cases & Stickers” memiliki conversion rate tertinggi sebesar 78.44% dan cost per acquisition terendah sebesar 0.07 USD, sedangkan produk beauty menghasilkan engagement tertinggi dengan lebih dari 215.000 likes. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perilaku berbagi konten oleh pengguna dan tingkat eksposur produk memiliki hubungan yang lebih kuat dengan popularitas produk dibandingkan metrik click efficiency maupun conversion. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan literatur digital marketing dan social commerce melalui penerapan business analytics komputasional untuk mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data pada ekosistem perdagangan digital berbasis platform.
Copyrights © 2026