Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kesiapan guru dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Padang Utara, terutama pada aspek pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan pengalaman dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kesiapan guru berdasarkan keempat aspek tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi 130 guru dan sampel 99 guru yang ditentukan menggunakan rumus Cochran serta teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket Skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas (Cronbach's Alpha = 0,968), kemudian dianalisis menggunakan nilai rata-rata dan Tingkat Capaian Responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru berada pada kategori cukup siap dengan skor rata-rata 3,62 dan Tingkat Capaian Responden sebesar 72,26%. Aspek keterampilan memperoleh capaian tertinggi, sedangkan pengalaman menjadi aspek dengan capaian terendah. Disimpulkan bahwa kesiapan guru masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek pengalaman.
Copyrights © 2026