Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pembinaan Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri Berprestasi Fifin Wildanah; Widiawati Widiawati; Nikmah Hayati; Singgih Ginanjar
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 4 No 1 (2023): Vol 4 Issue 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v4i1.425

Abstract

This study aims to describe the activities of fostering students in high achieving schools. This study used a qualitative approach with a case study research design. Data analysis went through several stages, namely data reduction, data display, and data verification. Checking the validity of the data through triangulation, checking membership, and referential adequacy. The results of the study indicate that the school's management of student development activities has been carefully planned. Coaching of students in the form of academic and non-academic coaching. Academic development is carried out through the daily learning activities of students at school. Non-academic coaching in the form of extracurricular activities and strengthening the character of students through habituation both incidental, routine and programmed activities. There are student regeneration activities and coaching students to take part in academic and non-academic competitions. To measure the success of student coaching activities, an evaluation of both academic and non-academic coaching is carried out. Follow-up carried out to increase the quality of student development activities. The results of coaching are in the form of positive character, attitude or behavior as well as the academic and non-academic achievements of students.
Analisis regresi untuk menghitung pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja guru Nelitawati Nelitawati; Singgih Ginanjar
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v12i2.126634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Se-Kota Padang. Permasalahan yang sering terjadi di lingkungan pendidikan masih rendahnya kinerja guru. Adapun prediktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu kepemimpinan instruksional kepala sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu guru SMP di Kota Padang yang Berjumlah 135 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan instrumen kinerja guru. Penelitian dilakukan secara langsung terhadap guru di SMP. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk meningkatkan kinerja guru dapat dilakukan dengan menerapkan kepemimpinan instruksional yang baik sehingga memiliki pengaruh yang cukup relevan dalam peningkatan kinerja guru. 
Developing Center of Excellence Vocational High Schools: Analysis of the Influence of Agile Leadership and School Organizational Culture Widiawati Widiawati; Fifin Wildanah; Singgih Ginanjar
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6432

Abstract

Being designated as a Center of Excellence Vocational School (CEVHS) is a prestigious achievement, indicating that the institution has passed a rigorous, credible selection process. Several state vocational schools in Bukittinggi City have earned this designation, prompting significant institutional transformation to improve learning quality and promote the Pancasila Student Profile. This study employed a descriptive correlational design to examine the influence of agile leadership and school organizational culture on CEVHS development. The population included 228 teachers from SMK N 1 and SMK N 2 Bukittinggi. A stratified proportional random sampling method was used, based on education level and years of service, resulting in a sample size determined using the Slovin formula. Data were collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed using mean scores, percentages, and the Respondent Achievement Level (TCR). Multiple linear regression analysis was conducted using SPSS software. The results revealed a significant positive influence of agile leadership and school organizational culture on the development of CEVHS, with a combined contribution of 53%. These findings highlight the crucial role of leadership and organizational culture in supporting the transformation of vocational schools into Centers of Excellence. Effective implementation of these factors can enhance learning quality and align educational outcomes with national educational goals.
Workshop pembuatan media ajar berbasis multimedia pada projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Tanah Datar Syahril Syahril; Ermita Ermita; Ahmad Sabandi; Sulastri Sulastri; Sari Febrianti; Singgih Ginanjar
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 3 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30033403000

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh guru-guru yang kurang memanfaatkan teknologi dalam membuat media ajar pada Kurikulum Merdeka yang variatif, inovatif dan kreatif. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu guru dalam; 1) memahami hakikat media pembelajaran berbasis multimedia, 2) mendisain media pembelajaran yang cocok dengan P5, 3) memanfaatkan platform belajar.id, dan 4) meningkatkan kemampuan dalam pemanfaatan media Canva dan Quizziz dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian mengenai pembuatan media ajar ini mendapatkan reaksi yang sangat positif dari para pendidik Sekolah Dasar di Kabupaten Tanah Datar. Hal ini terlihat dari tingginya antusisme, responsif dan keaktifan yang diperlihatkan para guru pada saat mengikuti kegiatan pelatihan ini. Hal utama yang dilakukan pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru yang menjadi peserta pelatihan diminta untuk membagikan pengalaman mereka dalam membuat media ajar untuk proses belajar di kelas selama ini dan mempraktikkan pembuatan media ajar dengan memanfaatkan teknologi. Kemudian guru-guru diberikan pemahaman tentang materi pembuatan media ajar pada Kurikulum Merdeka terkait dengan P5. Sebagai umpan balik dari kegiatan ini, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar dan guru sekolah dasar mengatakan bahwa mereka bersedia menjadi pelaku diseminasi untuk berbagi ilmu kepada rekan sejawat demi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah mereka. Harapannya dari pihak Koordinator Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar dan guru-guru yang ada di Sekolah Dasar, prestasi peserta didik sekolah mereka dapat terus meningkat dengan adanya kerjasama yang dibangun dengan pihak Universitas Negeri Padang.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan inovasi pembelajaran dan mutu pendidikan: tinjauan literatur sistematis Nellitawati Nellitawati; Singgih Ginanjar
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020266915

Abstract

Kepemimpinan transformasional kepala sekolah menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di tengah tuntutan perubahan pendidikan abad ke-21. Namun, hasil penelitian yang tersedia masih tersebar sehingga belum memberikan sintesis yang komprehensif mengenai strategi kepemimpinan yang efektif dalam praktik sekolah.Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan inovasi pembelajaran dan mutu pendidikan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan menggunakan protokol PRISMA 2020 yang mencakup tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel. Data diperoleh dari Google Scholar, Semantic Scholar, DOAJ, SINTA, Garuda, dan Open Knowledge Maps dengan rentang publikasi tahun 2021–2026. Dari 59 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil kajian mengidentifikasi enam strategi utama kepemimpinan transformasional, yaitu pemberian motivasi dan inspirasi kepada guru, penguatan kapasitas profesional melalui pelatihan, pemberdayaan guru dalam pengambilan keputusan, pembangunan budaya kolaboratif, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
The Role of Natural Schools in Cultivating 4C Skills to Face the Challenges of the 21st Century Tiok Wijanarko; Singgih Ginanjar; Lidya Febrianti; Athirah Dewi; Shinta Dewi Novitasari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.6556

Abstract

The research uses a qualitative type with descriptive analysis methods: data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The research results show that the cultivation of 4C skills is carried out through learning and school programs. Learning at nature schools uses a learning method: Learning with Nature (BBA). Through BBA learning, students are invited to identify problems and conclude problems related to learning. Students are also invited to form groups independently, divide tasks, work creatively, and communicate group work results. Instilling scientific literacy and 4C skills is also done through programs outside of learning. The planned programs include super camps, educational visits/trips, trading agricultural products, and Alek Minangkabau. The results of this research are the basis for conducting studies on instilling and improving 4C skills in elementary schools
Improving Classroom Climate of Islamic Junior Secondary Schools and Senior High Schools in West Sumatera Hadiyanto Hadiyanto; Syahrul Ramadhan; Sulastri Sulastri; Tia Ayuningrum; Singgih Ginanjar; Yeni Resisca; Rini Aprilianda; Pramudia Yordi Hermawan
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 10, No 2 (2022): Kolokium : Publishing October 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kolokium.v10i2.1302

Abstract

This study aims to help teachers improve the quality of learning by improving the classroom climate, increasing their ability to carry out classroom action research and writing research articles. This article was written as a report of activities that have been carried out to improve classroom climate, including: 1) preliminary study to ensure the need for improvement in class climate, 2) initial assessment (assessment) to capture classroom climate, 3) Provide feedback to teachers and principals about the difference between the actual classroom climate and the preferred climate of the class (preferred climate) by students, 4) Proposing steps to improve the classroom climate as desired by students. The results showed that in general the actual climate of the class was lower than the preferred climate of the students. However, several scales such as competition, difficulty, and bullying in the preferred climate are generally lower than those experienced by students (actual climate). For this reason, treatment steps are needed to make these scales match what students want.