Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas sebagai kompetensi abad ke-21 dalam perspektif psikologi pendidikan, dengan fokus pada konsep, strategi pembelajaran, serta faktor-faktor yang memengaruhi pengembangannya. Metode penelitian menggunakan kajian literatur review terhadap artikel yang terbit pada tahun 2020–2025, diperoleh melalui aplikasi Harzing Publish or Perish dan Google Scholar. Teknik analisis dilakukan secara bibliometrik untuk menyeleksi 312 artikel menjadi 100 artikel relevan, kemudian disaring hingga diperoleh 26 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dipandang sebagai kompetensi utama abad ke-21 yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran berpusat pada peserta didik, dengan strategi dominan berupa Project-Based Learning, Problem-Based Learning, STEAM/STEM, integrasi teknologi digital, serta pendekatan konstruktivistik. Faktor internal seperti motivasi intrinsik, kepercayaan diri, kecerdasan emosional, berpikir divergen, dan metakognisi, serta faktor eksternal seperti lingkungan belajar, interaksi sosial, dukungan guru, budaya sekolah, dan teknologi pendidikan terbukti berperan penting. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kreativitas sebagai kompetensi abad ke-21 memerlukan sinergi antara strategi pembelajaran inovatif dan lingkungan belajar yang mendukung, sehingga dapat menjadi rujukan praktis maupun teoritis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang mendorong eksplorasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah kreatif.
Copyrights © 2025