Kelompok tani merupakan wadah kelembagaan petani yang idealnya berfungsi sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Tani Setia di Dusun Bontoburungeng, Desa Camba-Camba, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto dalam meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mengkaji faktor pendukung dan penghambatnya, ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap ketua, sekretaris, dan anggota kelompok tani, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen kelompok dan literatur terkait. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Tani Setia berperan penting sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi, yang tercermin dari penyediaan bibit, pupuk, alat pertanian, serta pendampingan penyuluhan yang berdampak pada peningkatan pendapatan, kepemilikan rumah, dan pemenuhan gizi anggotanya. Dari perspektif ekonomi Islam, peran tersebut mencerminkan nilai ta'awun (tolong-menolong) dan keadilan, meskipun praktik permodalan sebagian anggota masih bersinggungan dengan unsur bunga sehingga belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip muamalah syariah. Faktor pendukung meliputi kekompakan anggota dan akses bantuan pemerintah, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, kelangkaan pupuk, dan minimnya infrastruktur irigasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan skema pembiayaan syariah bagi kelompok tani.
Copyrights © 2026