cover
Contact Name
Hilalludin
Contact Email
hilalluddin34@gmail.com
Phone
+6281999248333
Journal Mail Official
hilalluddin34@gmail.com
Editorial Address
Bantek, Desa Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, NTB
Location
Kab. sumbawa barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
ISSN : 31235042     EISSN : 31235042     DOI : -
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam [e-ISSN: 3123-5042] adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh PT RisTekUtama (Riset Cendikia Teknologi Utama). Jurnal ini menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah, kajian konseptual, serta pemikiran kritis di bidang perbankan syariah, ekonomi Islam, dan keuangan Islam secara umum. Artikel-artikel yang diterbitkan dapat berasal dari akademisi, peneliti, praktisi perbankan syariah, maupun pemerhati ekonomi Islam. Al-Hilali menerima naskah berupa artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka, dan diskusi ilmiah. Semua naskah yang masuk akan melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) secara double-blind oleh para reviewer nasional maupun internasional yang kompeten di bidangnya. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari, Mei dan September. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan ditampilkan terlebih dahulu pada bagian In-Press sebelum diterbitkan secara resmi. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara daring. Untuk panduan pengiriman naskah, kebijakan editorial, dan informasi penting lainnya, silakan kunjungi menu yang tersedia pada situs ini.
Articles 11 Documents
Peran Maqashid Syariah dalam Pengembangan Produk Perbankan Islam yang Berkelanjutan Dedi Sugari; Hilalludin Hilalludin
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 1 No 1 (2025): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan produk perbankan Islam yang berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika ekonomi global, krisis lingkungan, dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keuangan yang beretika. Dalam konteks ini, Maqashid Syariah lima tujuan utama hukum Islam: menjaga agama (Hifz al-Din), jiwa (Hifz al-Nafs), akal (Hifz al-‘Aql), keturunan (Hifz al-Nasl), dan harta (Hifz al-Mal) menawarkan kerangka normatif yang kuat untuk mendesain produk keuangan yang tidak hanya halal secara hukum, tetapi juga bermanfaat secara sosial dan ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis Maqashid Syariah dalam mendukung pengembangan produk perbankan Islam yang berorientasi pada keberlanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur dari berbagai sumber ilmiah dan dokumen institusional terkini.Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Maqashid Syariah dalam produk perbankan dapat mendorong munculnya inovasi keuangan seperti pembiayaan kebutuhan dasar, investasi halal berbasis ESG, dan produk takaful yang berorientasi pada perlindungan sosial. Selain itu, nilai-nilai maqashid memiliki relevansi yang tinggi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), menjadikannya sebagai pilar etis sekaligus strategis dalam transformasi industri keuangan syariah. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa perbankan Islam perlu memperkuat integrasi Maqashid Syariah tidak hanya dalam aspek kepatuhan, tetapi juga dalam kerangka keberlanjutan yang holistik melalui regulasi, edukasi, dan inovasi produk yang berbasis kemaslahatan
Inovasi Digital Pada Perbankan Syariah: Peluang DanTantangan Dalam Era Ekonomi 4.0 Rizki Sanjaya; Alma Lia Dewi; Hilalludin Hilalludin
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 1 No 1 (2025): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam era Ekonomi 4.0 telah menghadirkan perubahan signifikan dalam sektor keuangan, termasuk perbankan syariah yang dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi.Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan mendesak perbankan syariah untuk meningkatkan efisiensi layanan, memperluas inklusi keuangan, serta menjaga daya saing dengan bank konvensional melalui inovasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk inovasi digital yang diterapkan dalam perbankan syariah, mengidentifikasi peluang yang muncul, serta menganalisis tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap praktisi perbankan syariah, nasabah pengguna layanan digital, dan pakar teknologi finansial, serta analisis dokumen dari laporan tahunan dan publikasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah telah mengadopsi berbagai inovasi seperti mobile banking, internet banking, integrasi dengan fintech, serta pemanfaatan artificial intelligence dan blockchain. Temuan utama mengindikasikan bahwa inovasitersebut mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepercayaan nasabah, sertamemperluas jangkauan layanan hingga ke masyarakat yang belum terakses perbankan. Namun, tantangan yang muncul mencakup isu keamanan data, literasi digital masyarakat, serta kebutuhanregulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa inovasi digital menjadi katalis utama dalam memperkuat keberlanjutan perbankan syariah, namun keberhasilannya sangat bergantung pada strategi adaptasi, regulasi yang tepat, dan peningkatan literasi keuangan syariah.
Analisis Efektivitas Pembiayaan Murabahah Terhadap Pemberdayaan Umkm Di Indonesia Gigih Hadi Nugroho Said; Hilalludin Hilalludin
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 1 No 1 (2025): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Namun demikian, UMKM masih menghadapi keterbatasan akses permodalan. Perbankan syariah hadir sebagai alternatif melalui pembiayaan murabahah yang mendominasi portofolio pembiayaan syariah, karena menawarkan transparansi harga, kepastian biaya, dan risiko yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas murabahah terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia dengan meninjau aspek finansial maupun non-finansial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-asosiatif dengan data sekunder periode 2020–2025 dari OJK, Bank Indonesia, BPS, serta publikasi ilmiah terkait. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda serta uji t dan uji F untuk melihat pengaruh parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murabahah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan, omzet, dan kapasitas produksi UMKM. Selain itu, murabahah berimplikasi pada peningkatan literasi keuangan, kepercayaan diri, dan jejaring pasar, meskipun masih lebih banyak dialokasikan pada pembiayaan perdagangan jangka pendek. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa murabahah tidak hanya berfungsi sebagai produk pembiayaan dominan, tetapi juga berpotensi menjadi instrumen strategis pemberdayaan UMKM apabila dipadukan dengan strategi integratif berupa pendampingan usaha, peningkatan literasi keuangan, dan fasilitasi akses pasar, sehingga selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Keputusan Menabung di Bank Syariah Nuryadin Nuryadin; Hilalludin Hilalludin
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 1 No 1 (2025): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri keuangan syariah dalam dua dekade terakhir menunjukkan dinamika yang signifikan baik di tingkat global maupun nasional. Lembaga keuangan syariah tidak hanya hadir sebagai alternatif sistem keuangan konvensional, tetapi juga sebagai representasi dari paradigma ekonomi Islam yang berorientasi pada keadilan, keberlanjutan, serta perlindungan terhadap kepentingan masyarakat luas sesuai dengan maqāṣid al-syarī‘ah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh literasi keuangan syariah terhadap keputusan menabung di bank syariah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, melalui pengumpulan data primer dengan kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menabung di bank syariah, dengan kontribusi sebesar 48,2% dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,56. Temuan ini menegaskan bahwa pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip syariah seperti larangan riba, akad mudharabah, serta prinsip keadilan menjadi determinan utama dalam perilaku menabung. Dibandingkan dengan penelitian terdahulu, hasil penelitian ini memperluas literatur dengan menegaskan bahwa literasi syariah lebih dominan daripada religiositas dalam memengaruhi keputusan finansial. Penelitian ini berkontribusi baik secara akademik, dengan memperkaya diskursus literasi keuangan Islam, maupun secara praktis, dengan memberikan rekomendasi strategi literasi keuangan syariah yang inklusif bagi perbankan syariah dan regulator.
Implementasi Green Finance dalam Perbankan Syariah:Perspektif Ekonomi Islam Dedi Sugari; Hilalludin Hilalludin
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 1 No 1 (2025): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi green finance dalam perbankan syariah dari perspektif ekonomi Islam dengan latar belakang meningkatnya kesadaran global terhadap pembangunan berkelanjutan serta tuntutan agar sektor keuangan berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis kebijakan, instrumen, dampak, tantangan, dan prospek green finance di lembaga keuangan syariah. Data diperoleh melalui studi dokumentasi berupa regulasi, laporan tahunan, dan publikasi ilmiah, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan berulang dengan menjaga validitas melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah telah menerapkan kebijakan ramah lingkungan melalui digitalisasi layanan, efisiensi energi, serta program tanggung jawab sosial. Selain itu, instrumen seperti green sukuk, zakat produktif, wakaf lingkungan, dan qard hasan turut berkontribusi dalam mendukung agenda keberlanjutan. Dampak implementasi green finance terlihat pada meningkatnya reputasi dan loyalitas nasabah, sekaligus membuka peluang akses pendanaan global. Meski demikian, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan regulasi, rendahnya literasi masyarakat, tingginya biaya awal, serta terbatasnya proyek hijau yang layak dibiayai. Secara keseluruhan, green finance dalam perspektif ekonomi Islam tidak hanya dipandang sebagai strategi bisnis modern, tetapi juga sebagai manifestasi maqāṣid al-sharīʿah yang menekankan keadilan, keberlanjutan, dan kemaslahatan. Dengan demikian, green finance memberi prospek besar bagi perbankan syariah untuk menjadi pionir keuangan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Minat Masyarakat Menggunakan Produk Perbankan Syariah Hilalludin Hilalludin
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 2 No 01 (2026): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, namun tingkat minat dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan produk perbankan syariah masih relatif rendah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi besar perbankan syariah dan tingkat pemanfaatannya oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah terhadap minat masyarakat dalam menggunakan produk perbankan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan minat masyarakat. Tingkat literasi yang baik mampu meningkatkan pemahaman, kepercayaan, dan persepsi positif masyarakat terhadap perbankan syariah, sehingga mendorong minat penggunaan produk secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan syariah merupakan strategi kunci dalam meningkatkan inklusi dan pengembangan perbankan syariah di Indonesia.
Implementasi Prinsip Good Corporate Governance (GCG) pada Bank Syariah dalam Meningkatkan Kepercayaan Nasabah Dedi Sugari; Hilalludin Hilalludin; Adi Haironi
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 2 No 01 (2026): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan nasabah merupakan faktor kunci dalam keberlangsungan bank syariah di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat. Salah satu upaya strategis untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan tersebut adalah melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip GCG pada bank syariah serta pengaruhnya terhadap peningkatan kepercayaan nasabah. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji dan mensintesis berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional dan internasional, serta publikasi relevan yang membahas tata kelola bank syariah dan kepercayaan nasabah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip GCG yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan memiliki hubungan positif dengan tingkat kepercayaan nasabah. Transparansi informasi, kepatuhan terhadap prinsip syariah melalui peran Dewan Pengawas Syariah, objektivitas pengambilan keputusan, serta perlakuan adil terhadap nasabah terbukti meningkatkan persepsi profesionalitas dan integritas bank syariah. Selain itu, penerapan GCG yang konsisten juga berdampak pada loyalitas nasabah, reputasi bank, serta keberlanjutan operasional dalam jangka panjang. Dengan demikian, Good Corporate Governance tidak hanya berfungsi sebagai kerangka tata kelola internal, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan dan daya saing bank syariah.
Analisis Minat Nasabah Terhadap Produk Pembiayaan Syariah Ditinjau Dari Perspektif Maqashid Syariah Hilalludin Hilalludin; Abdurrozak Abdurrozak
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 2 No 01 (2026): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis minat nasabah terhadap produk pembiayaan syariah ditinjau dari perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan menelaah berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa minat nasabah dipengaruhi oleh faktor ekonomi, kualitas pelayanan, literasi keuangan syariah, serta kesesuaian produk dengan prinsip syariah. Ditinjau dari maqāṣid al-syarī‘ah, minat nasabah mencakup lima dimensi utama, yaitu perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, dengan perlindungan harta sebagai dimensi yang paling dominan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai maqāṣid al-syarī‘ah dalam pengembangan produk pembiayaan syariah.
Peran Digital Banking Syariah dalam Mendorong Inklusi Keuangan Umat Hilalludin Hilalludin; Dedi Sugari
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 2 No 01 (2026): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam industri perbankan, termasuk perbankan syariah. Digital banking syariah hadir sebagai inovasi layanan keuangan yang berpotensi memperluas akses masyarakat terhadap sistem keuangan formal sekaligus tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digital banking syariah dalam mendorong inklusi keuangan umat berdasarkan kajian literatur ilmiah dan laporan institusi resmi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode kajian pustaka (library research), dengan menganalisis data sekunder yang bersumber dari jurnal nasional dan internasional serta laporan resmi yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital banking syariah berperan penting dalam meningkatkan akses layanan keuangan, mengurangi hambatan geografis dan administratif, serta mendorong peningkatan kepemilikan rekening dan penggunaan layanan keuangan formal di kalangan umat Islam. Selain itu, kesesuaian layanan digital dengan prinsip syariah, dukungan regulasi, dan meningkatnya kepercayaan masyarakat menjadi faktor utama dalam optimalisasi digital banking syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digital banking syariah merupakan instrumen strategis dalam mewujudkan inklusi keuangan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi umat.
Optimalisasi Zakat Dan Wakaf Produktif Sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Umat Abdurrozak Abdurrozak; Hilalludin Hilalludin
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 2 No 01 (2026): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat dan wakaf produktif merupakan instrumen keuangan sosial Islam yang memiliki potensi besar dalam mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi umat. Namun, pengelolaan zakat dan wakaf di berbagai negara, termasuk Indonesia, masih cenderung bersifat konsumtif sehingga dampak jangka panjangnya terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi belum optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran, bentuk pemanfaatan, serta kendala pengelolaan zakat dan wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah dan mensintesis berbagai penelitian terdahulu yang relevan secara sistematis dan terstruktur. Hasil kajian menunjukkan bahwa zakat produktif berperan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi mustahik melalui dukungan modal usaha dan pendampingan ekonomi. Sementara itu, wakaf produktif berkontribusi dalam mendukung keberlanjutan program pemberdayaan melalui pengelolaan aset dan usaha produktif yang bernilai ekonomi. Meskipun demikian, optimalisasi kedua instrumen tersebut masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, rendahnya literasi masyarakat, serta kurangnya koordinasi antar lembaga pengelola. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen dan sinergi antar pemangku kepentingan agar zakat dan wakaf produktif dapat dioptimalkan secara efektif dan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan ekonomi umat.

Page 1 of 2 | Total Record : 11