Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan utama di lingkungan sekolah dasar yang dipicu oleh kurangnya kesadaran serta terbatasnya fasilitas tempat sampah pilah. Di sisi lain, limbah plastik seperti galon air mineral bekas sering kali dibuang tanpa pemanfaatan kembali. Berdasarkan kondisi tersebut, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Tangerang melaksanakan program pengabdian masyarakat berupa edukasi dan tutorial pemanfaatan galon bekas menjadi tempat sampah pilah di SDN 4 Rancabango. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pemilahan sampah organik dan anorganik serta menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan utama: observasi, perencanaan, pembuatan tempat sampah pilah dari galon bekas dan bambu, edukasi interaktif, serta evaluasi program. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi aktif siswa dalam membuang sampah pada tempatnya, tersedianya fasilitas tempat sampah pilah yang ramah lingkungan dan estetis, serta terbentuknya budaya peduli lingkungan di sekolah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026