Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Program Teaching Factory di SMK Negeri 3 Tanjungpinang menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi lapangan. Informan meliputi kepala sekolah, guru produktif, pengelola Teaching Factory, peserta didik, dan mitra dunia usaha serta dunia industri. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi dengan triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah selaras dengan tujuan pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Sumber daya manusia, sarana, pendanaan, dan kemitraan industri mendukung pelaksanaan program, meskipun modernisasi peralatan dan peningkatan kompetensi guru masih diperlukan. Proses pembelajaran berbasis produksi berjalan efektif dan berkontribusi pada peningkatan kompetensi teknis, keterampilan kewirausahaan, serta kualitas produk siswa. Penguatan kemitraan industri, fasilitas produksi, dan sistem evaluasi berkelanjutan direkomendasikan untuk meningkatkan mutu dan keberlanjutan Program Teaching Factory.
Copyrights © 2026