Kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan bekal penting bagi mahasiswa Jurusan Akuntansi dalam menyusun dokumen tertulis, termasuk proposal kewirausahaan yang menuntut ketepatan kebahasaan sekaligus daya persuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan berbahasa dalam proposal kewirausahaan mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 150 proposal yang dipilih secara acak dari populasi 250 proposal kewirausahaan mahasiswa. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan wawancara singkat, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan ejaan merupakan jenis kesalahan paling dominan (92,0%), diikuti kesalahan struktur kalimat (76,0%), kesalahan diksi (64,0%), dan kesalahan struktur paragraf (42,0%). Faktor penyebab utama meliputi rendahnya pemahaman kaidah EYD, kebiasaan menggunakan bahasa informal dalam tulisan formal, minimnya kebiasaan menyunting mandiri, serta terbatasnya bimbingan kebahasaan dalam proses penyusunan proposal. Temuan ini konsisten dengan penelitian terdahulu pada proposal kegiatan dan karya ilmiah mahasiswa vokasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi materi kebahasaan secara kontekstual dalam mata kuliah Kewirausahaan serta pendampingan penulisan proposal bagi mahasiswa.
Copyrights © 2026